<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AL-ILMU.BIZ &#187; Fatwa Perdagangan</title>
	<atom:link href="http://al-ilmu.biz/category/fatwa-bisnis-perdagangan/jual-beli-perdagangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://al-ilmu.biz</link>
	<description>Ilmu Syar&#039;i Bisnis Anda...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 04:11:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Hukum Jual Beli Pakaian Wanita Yang Ketat Dan Transparan</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-jual-beli-pakaian-wanita-yang-ketat-dan-transparan/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-jual-beli-pakaian-wanita-yang-ketat-dan-transparan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:11:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=1047</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta (Komite Tetap Urusan Riset Ilmiah dan Fatwa) Pertanyaan: Kami mohon fatwa dari samahah (para ulama yang kami hormati) tentang hukum menjual-belikan celana ketat dengan berbagai jenisnya, di antaranya yang disebut dengan celana jeans, stelan yang terdiri dari celana dan blus, sepatu wanita ber-hak tinggi, cat rambut dengan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-jual-beli-pakaian-wanita-yang-ketat-dan-transparan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Menjual Barang Secara Kredit, Sementara Barang Tersebut Belum Menjadi Milik si Penjual</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menjual-barang-secara-kredit-sementara-barang-tersebut-belum-menjadi-milik-si-penjual/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menjual-barang-secara-kredit-sementara-barang-tersebut-belum-menjadi-milik-si-penjual/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 01:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=934</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Perlu dicermati bahwa ada sebagian perusahaan yang bila seseorang datang untuk membeli suatu keperluan seperti peralatan rumah tangga, mobil, rumah dan sebagainya, ia membelikan keperluan tersebut kemudian menjualnya kepada orang tersebut secara kredit plus bunga darinya padahal barang tersebut belum [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menjual-barang-secara-kredit-sementara-barang-tersebut-belum-menjadi-milik-si-penjual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Membeli Tanah dan Kendaraan dari Bank</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-membeli-tanah-dan-kendaraan-dari-bank/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-membeli-tanah-dan-kendaraan-dari-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 23:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Fatwa Lajnah Daimah Tentang Hukum Membeli Kendaraan dan Tanah dari Bank Alhamdulillah doa dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan tidak ada nabi setelahnya. Wa ba’ad : Komisi Tetap untuk Bahasan-bahasan Ilmiah dan Fatwa Saudi Arabia telah menelaah surat yang sampai kepada Samahatul Muftil’Am dari seorang penanya, yanitu Faishal Abdul Hafizh At Thabary, dan disampaikan kepada [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-membeli-tanah-dan-kendaraan-dari-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adakah Riba Dalam Jual Beli Hewan?</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/adakah-riba-dalam-jual-beli-hewan/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/adakah-riba-dalam-jual-beli-hewan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 23:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Al Lajnah Ad Daa`imah Pertanyaan: Saya membeli 30 ekor kambing dengan harga per ekor: 1 ekor kambing plus 100 riyal. Yang seratus riyal tunai. Sedangkan kambingnya dibayarkan setelah tempo 7 tahun. Namun muncul keraguan dalam hati saya tentang jual beli tersebut. Maka saya mohon kepada Allah, kemudian kepada dewan fatwa untuk memberi fatwa kepada [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/adakah-riba-dalam-jual-beli-hewan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memberitahu Cacat Dagangan</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/memberitahu-cacat-dagangan/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/memberitahu-cacat-dagangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 22:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[barang cacat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Dewan Tetap Pengkajian Ilmiah Dan Fatwa Pertanyaan: Apakah seorang penjual harus menerangkan cacat barang dagangannya kepada pembeli atau, apakah ia harus mengatakan kepada pembeli tentang cacat barang dagangannya secara detail dan tidak cukup hanya dengan tidak menutupi cacat barang tersebut? Jawaban: Seorang penjual harus menerangkan secara jujur tentang cacat yang ada pada barang dagangannya. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/memberitahu-cacat-dagangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Batas Maksimal Profit</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/batas-maksimal-profit/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/batas-maksimal-profit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 22:26:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[profit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Dewan Tetap Studi Ilmiah Dan Fatwa Pertanyaan: Apakah profit/keuntungan dagang itu memiliki batas prosentase tertentu, ataukah tidak terbatas? Kami memohon jawaban atas pertanyaan ini disertai dengan dalil, dan mohon juga untuk tidak melupakan banyaknya pajak yang harus ditunaikan pedagang setiap tahun. Jawaban: Orang yang membeli suatu barang untuk diperdagangkan atau dipakai sendiri, boleh menjual [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/batas-maksimal-profit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prosedur Pemindahan Kepemilikan Barang</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/397/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/397/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 19:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[pindah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rohimahullaah Pertanyaan: Kalau saya membeli sebuah mobil secara kontan. Dan saya telah membayar harganya, kemudian pembayaran tersebut dicatat dalam nota showroom, apakah itu mencukupi untuk serah terima atau harus dengan prosedur pemindahan kepemilikan berupa formulir dari kepolisian, mengingat bahwa saya berniat untuk menjual mobil tersebut? Jawaban: Apabila jual [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/397/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjual Barang Yang Belum Dipindah-tangan</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/menjual-barang-yang-belum-dipindah-tangan/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/menjual-barang-yang-belum-dipindah-tangan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 19:03:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[menjual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rohimahullaah Pertanyaan: Sebagian pedagang membeli barang namun tidak mengambil atau memeriksa barang tersebut. Mereka hanya mengambil bukti penjualan dan penerimaan untuk nilai barang. Dan mereka membiarkan barang itu di tempat penyimpanan milik pedagang pertama yang darinya mereka membeli. Pedagang kedua ini lalu menjual barang tadi kepada orang lain, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/menjual-barang-yang-belum-dipindah-tangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketentuan Menetapkan Harga</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/ketentuan-menetapkan-harga/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/ketentuan-menetapkan-harga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 20:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rohimahullaahuta&#8217;aalaa Pertanyaan: Apakah ada ketentuan-ketentuan syar&#8217;iy untuk menentukan besarnya profit atau keuntungan bagi perusahaan yang memberikan kredit? Jawaban: Telah berlalu isyarat (penjelasan) bahwasanya menaikkan harga karena adanya penangguhan tempo pembayaran itu boleh, namun di dalam syari&#8217;at tidak ada nash yang menentukan besarnya kenaikan harga tersebut. Besarnya kenaikan ini [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/ketentuan-menetapkan-harga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Menjual Barang/Produk Cacat</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menjual-barangproduk-cacat/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menjual-barangproduk-cacat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 10:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[ghisy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan: Saya membeli sebuah mobil dan mendapati adanya kerusakan yang parah. Saya lalu menjualnya tanpa memberitahukan cacat tersebut kepada pembeli. Apakah hal ini termasuk al-ghisy (penipuan) atau tidak? Al-Lajnah Ad-Da`imah menjawab: Ya. Ini tergolong al-ghisy (penipuan). Dan telah diketahui bahwa al-ghisy adalah perbuatan haram, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam: مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menjual-barangproduk-cacat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menaikkan Harga Barang</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/menaikkan-harga-barang/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/menaikkan-harga-barang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 06:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[menaikkan harga barang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=316</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rohimahullaahu ta&#8217;aalaa Pertanyaan: Saya bekerja di salah satu toko. Dan saya menjual dengan harga yang berbeda-beda untuk masing-masing orang sesuai dengan ketat longgarnya penawaran konsumen. Terkadang saya menjual suatu barang dengan harga 100 riyal, dan terkadang juga saya menjual barang tersebut dengan harga 150 riyal sesuai dengan keadaan dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/menaikkan-harga-barang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjualan Dengan Tempo Waktu</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/penjualan-dengan-tempo-waktu/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/penjualan-dengan-tempo-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:09:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[menaikkan harga]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan dengan tempo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rohimahullaahu ta&#8217;aalaa. Pertanyaan: Saya adalah seorang penjual sayur mayur. Saya berjualan dengan tempo waktu, yaitu sampai akhir bulan. Oleh karenanya saya menaikkan harga barang dengan besar yang tidak seberapa setara dengan penjualan dengan tempo waktu tersebut. Bagaimanakah hukumnya? Jawaban: Hukum tambahan harga yang wajar untuk penjualan dengan tempo, dari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/penjualan-dengan-tempo-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membeli Mata Uang Dan Menyimpannya Untuk Diperdagangkan</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/membeli-mata-uang-dan-menyimpannya-untuk-diperdagangkan/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/membeli-mata-uang-dan-menyimpannya-untuk-diperdagangkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 07:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[jual mata uang]]></category>
		<category><![CDATA[menimbun barang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Syaikh Abdul Aziz Bin Abdillah Bin Baz rohimahullah Pertanyaan: Apakah boleh seseorang membeli suatu mata uang dan menyimpannya kemudian menjualnya apabila harganya telah bertambah? Jawaban: Barang apapun yang dibeli oleh seseorang dan disiapkan untuk dijual, kemudian kalau harganya naik si pembeli menjualnya kembali, maka itu tidak apa-apa selama tidak menyebabkan kemudaratan bagi kaum muslimin. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/membeli-mata-uang-dan-menyimpannya-untuk-diperdagangkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Jual Beli Visa</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-jual-beli-visa-2/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-jual-beli-visa-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 02:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli visa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Lanjah Daimah Lil Buhuts Ilmiyah, KSA Pengantar: Memperhatikan keadaan disekitar dengan semakin semaraknya aksi jual beli visa baik untuk dapat bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau sebagai karyawan di suatu perusahaan atau hanya untuk dapat mendatangkan kerabat ke negeri ini (baca: Kuwait), maka kami menganggap perlu untuk menurunkan artikel yang berhubungan dengan masalah ini. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-jual-beli-visa-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jual Beli Dengan Sistem Kredit</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/jual-beli-dengan-sistem-kredit-2/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/jual-beli-dengan-sistem-kredit-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 01:28:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqh Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[bai` taqsith]]></category>
		<category><![CDATA[cicilan]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[kredit dengan bunga]]></category>
		<category><![CDATA[kredit tanpa bunga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Tanya: Kepada ustadz, saya mempunyai pertanyaan dan mohon penjelasannya. Bagaimana hukumnya jual-beli barang dengan sistem kredit? Apakah sama dengan riba? Demikian pertanyaan saya, atas jawaban ustadz, saya ucapkan jazakallahu khairan katsiran. Halimah asy-syauqiyyah@plasa.com Dijawab oleh: Al Ustadz Luqman Baabduh Jual beli dengan sistem kredit (cicilan), yang ada di masyarakat digolongkan menjadi dua jenis: Jenis pertama, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/jual-beli-dengan-sistem-kredit-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

