<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AL-ILMU.BIZ &#187; bank</title>
	<atom:link href="http://al-ilmu.biz/tag/bank/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://al-ilmu.biz</link>
	<description>Ilmu Syar&#039;i Bisnis Anda...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Apr 2012 03:19:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Hukum Membeli Tanah dan Kendaraan dari Bank</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-membeli-tanah-dan-kendaraan-dari-bank/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-membeli-tanah-dan-kendaraan-dari-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 23:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Fatwa Lajnah Daimah Tentang Hukum Membeli Kendaraan dan Tanah dari Bank Alhamdulillah doa dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan tidak ada nabi setelahnya. Wa ba’ad : Komisi Tetap untuk Bahasan-bahasan Ilmiah dan Fatwa Saudi Arabia telah menelaah surat yang sampai kepada Samahatul Muftil’Am dari seorang penanya, yanitu Faishal Abdul Hafizh At Thabary, dan disampaikan kepada [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-membeli-tanah-dan-kendaraan-dari-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TRANSFER UANG MENGGUNAKAN JASA BANK</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/transfer-uang-menggunakan-jasa-bank/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/transfer-uang-menggunakan-jasa-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 22:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[transfer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Apakah dibolehkan menabung di bank yang bermuamalah dengan riba bila seorang muslim mengkhawatirkan dirinya? Dan apakah hukum bermuamalah dengan bank tersebut pada perkara yang tidak mengandung riba, semacam transfer uang ke luar atau dalam negeri, yang di dalamnya terkandung maslahat untuk kami (muslimin) terbatas pada bank tersebut? Jawab: Pertama, menabung uang di bank-bank tersebut yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/transfer-uang-menggunakan-jasa-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUKUM MENABUNG DI BANK RIBAWI</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menabung-di-bank-ribawi/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menabung-di-bank-ribawi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 22:11:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=830</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang memiliki sejumlah uang dan menyimpannya di bank demi keamanan hartanya dan agar bisa menunaikan zakatnya bila telah berlalu satu haul. Bolehkah hal yang seperti ini? Berikanlah penjelasan kepada kami. Jazakumullah khairan. Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjawab: Tidak boleh menyimpan di bank-bank ribawi meskipun tidak mengambil bunganya. Karena hal ini mengandung sikap tolong-menolong dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-menabung-di-bank-ribawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasehat untuk Para Pegawai Bank</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/nasehat-pebisnis-pengusaha-muslim/nasehat-untuk-para-pegawai-bank/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/nasehat-pebisnis-pengusaha-muslim/nasehat-untuk-para-pegawai-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 22:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin Setelah uraian panjang tentang masalah mudharabah dan aplikasinya dalam dunia perbankan syariah, serta sampai pada kesimpulan bahwa sistem mudharabah yang dipraktikkan di bank-bank syariah adalah riba, maka saya aturkan tulisan berikut kepada para pegawai dan karyawan bank, sebagai nasihat dan peringatan. Semoga diberi kemanfaatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/nasehat-pebisnis-pengusaha-muslim/nasehat-untuk-para-pegawai-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Mudharabah dalam Perbankan Syariah</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/aplikasi-mudharabah-dalam-perbankan-syariah/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/aplikasi-mudharabah-dalam-perbankan-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 22:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>
		<category><![CDATA[mudharabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=826</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin Mudharabah di dunia bank syariah merupakan karakteristik umum dan landasan dasar bagi operasional bank Islam secara keseluruhan. Aplikasi mudharabah pada bank syariah cukup kompleks, namun secara global dapat diklasifikasikan menjadi dua: 1. Akad mudharabah antara nasabah penabung dengan bank 2. Akad mudharabah antara bank dengan nasabah peminjam Berikut ini [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/aplikasi-mudharabah-dalam-perbankan-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketentuan-ketentuan Mudharabah</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/ketentuan-ketentuan-mudharabah/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/ketentuan-ketentuan-mudharabah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 22:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>
		<category><![CDATA[mudharabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=824</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin Islam mengatur mudharabah dengan ketentuan-ketentuan baku yang tidak boleh dilanggar agar sistem mudharabah tersebut syar’i. Jauh dari praktik ribawi, bersih dari noda pertaruhan dan judi. Secara garis besar, ketentuan-ketentuan tersebut bermuara pada lima hal: 1. Modal (رَأْسُ الْمَالِ) 2. Kerja (الْعَمَلُ) 3. Keuntungan/Laba (الرِبْحُ) 4. Pemodal (صَاحِبُ الْمَالِ) dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/ketentuan-ketentuan-mudharabah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karakteristik Bank Syariah</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/karakteristik-bank-syariah/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/karakteristik-bank-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 22:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin Prinsip bagi hasil (profit sharing) merupakan karakteristik umum dan landasan dasar bagi operasional bank syariah secara keseluruhan. Secara syariah, prinsipnya berdasarkan kaidah mudharabah. Berdasarkan prinsip ini pihak bank akan berfungsi sebagai: 1. Mudharib (pengelola) Bank bertindak sebagai mitra, dengan penabung sebagai shahibul maal (pemodal). Antara keduanya diadakan akad mudharabah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/karakteristik-bank-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bank Syariah</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/mengenal-bank-syariah/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/mengenal-bank-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 22:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=820</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin Gharib Jamal, salah satu peletak batu pertama bank Islam dalam makalahnya Al-Masharif wa Buyut At-Tamwil (hal. 45) menerangkan bahwa bank Islam adalah setiap lembaga yang bergerak di bidang perbankan yang berkomitmen menjauhi sistem pembungaan ribawi. Dr. Abdullah As-Sa’idi menyebutkan definisi yang lebih detail: “Lembaga perbankan berorientasi bisnis yang dibangun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/mengenal-bank-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menapaki Sejarah Bank Syariah</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/menapaki-sejarah-bank-syariah/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/menapaki-sejarah-bank-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 22:52:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=818</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin Dewasa ini berkembang tren baru yang menyeruak dalam relung-relung kehidupan anak bangsa, menyusup dari ingar-bingar suasana kota metropolitan sampai keheningan wilayah pedesaan. Yakni semangat menampilkan nuansa “Islami”. Di mana hampir semua aktivitas masa kini tak luput dari ‘hawa Islami’. Dari perkara-perkara yang bener sampai perkara yang keblinger. Sebut saja [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/menapaki-sejarah-bank-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPR Bank</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/tanya-jawab/kpr-bank/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/tanya-jawab/kpr-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 22:28:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[KPR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[Tanya: Assalamu’alaykum ustadz ana mau tanya: bagaimanakah cara untuk bertobat dari dosa riba,(dalam hal ini proses KPR/Keredit Kepemilikan Rumah melalui Bank) sementara untuk saat ini belum ada kemampuan untuk melunasi sisa hutang tersebut?Jazakumullahu khairan. “Abu Arfa” &#60;lan_6186@yahoo.com&#62; Jawab: KPR melalui bank bukanlah riba, tapi dia termasuk dalam kategori bai’ul murabahah lil amiri bisy syira`, dimana [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/tanya-jawab/kpr-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Pinjaman Bank</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-pinjaman-bank/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-pinjaman-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 22:31:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Mufti: Dewan Tetap Untuk Kajian Ilmiah Dan Fatwa Pertanyaan: Apa hukum Islam dalam mengambil pinjaman dari bank dengan riba untuk membangun rumah sederhana? Jawaban: Haram mengambil pinjaman dari bank dan selainnya dengan riba. Baik pinjaman tersebut untuk membangun atau digunakan untuk membeli makanan atau pakaian atau biaya pengobatan, atau juga dimanfaatkan untuk modal dagang dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/fatwa-bisnis-perdagangan/hukum-pinjaman-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbankan Ribawi Hanya Menyulitkan Perekonomian Umat</title>
		<link>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/perbankan-ribawi-hanya-menyulitkan-perekonomian-umat/</link>
		<comments>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/perbankan-ribawi-hanya-menyulitkan-perekonomian-umat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 05:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://al-ilmu.biz/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Asy Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baaz Sesungguhnya perekonomian kaum muslimin telah tegak kokoh berabad-abad yang silam tanpa memakai sistem perbankan dan tanpa adanya bunga-bunga ribawi. Sungguh kekayaan mereka berkembang baik, muamalah mereka pun tegak kokoh. Mereka telah meraih keuntungan yang banyak serta harta melimpah melalui sarana muamalah-muamalah yang syar’i. Allah telah menolong [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://al-ilmu.biz/artikel-islami/perbankan-ribawi-hanya-menyulitkan-perekonomian-umat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

